Pertalite Tetap Rp10.000, Pemerintah Jamin Subsidi Energi di Kuartal II 2026

Stok LPG Sulawesi Utara Ditambah Jelang Natal 2025
/(Ilustrasi/@pixabay)

Faktariau.id – Memasuki pertengahan April 2026, harga BBM nonsubsidi di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta terpantau tetap stabil. Kestabilan tarif bahan bakar eceran ini tetap bertahan meskipun saat ini sedang terjadi eskalasi konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran di kawasan Timur Tengah yang sempat memicu kekhawatiran lonjakan harga energi global.

Berdasarkan data resmi hingga Rabu (15/4/2026), Pertamina mencatat bahwa harga untuk produk Pertamax Series dan Pertamina Dex Series belum mengalami penyesuaian. Tarif tersebut masih mengacu pada ketetapan harga yang berlaku sejak awal Maret 2026 lalu, memberikan kepastian biaya bagi masyarakat di tengah situasi geopolitik yang fluktuatif.

Rincian Harga BBM Pertamina Jakarta April 2026

Berikut adalah daftar harga bahan bakar yang berlaku di seluruh jaringan SPBU Pertamina kawasan Jakarta saat ini:

  • Pertalite (Subsidi): Rp10.000 per liter

  • Solar (Subsidi): Rp6.800 per liter

  • Pertamax: Rp12.300 per liter

  • Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter

  • Pertamax Green: Rp12.900 per liter

  • Dexlite: Rp14.200 per liter

  • Pertamina Dex: Rp14.500 per liter

SPBU Swasta (Shell, BP, Vivo) Turut Pertahankan Harga

Tidak hanya di jaringan ritel milik negara, ketetapan harga yang belum berubah juga terlihat di sejumlah SPBU milik badan usaha swasta. Hingga saat ini, jaringan pengisian bahan bakar Shell, BP, dan Vivo terpantau belum melakukan penyesuaian tarif jual produk ritel mereka semenjak pecahnya ketegangan bersenjata global antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Daftar Harga SPBU Shell & BP:

Produk ShellHarga (Rp/Liter)Produk BPHarga (Rp/Liter)
Shell Super12.390BP 9212.390
V-Power Diesel14.620BP Ultimate12.920
V-Power Nitro+(Mengacu Maret)BP Ultimate Diesel14.620

Daftar Harga SPBU Vivo:

  • Revvo 92: Rp12.390 per liter

  • Revvo 95: Rp12.930 per liter

  • Diesel Primus: Rp14.610 per liter

Stagnasi harga BBM nonsubsidi di berbagai penyedia layanan ritel di ibu kota ini menunjukkan bahwa fluktuasi geopolitik internasional belum memberikan dampak langsung terhadap penyesuaian harga di pasar domestik. Konsumen di Jakarta masih dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan mereka dengan tarif lama, sembari memantau perkembangan situasi energi dunia ke depan.

*(Drw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *