Efek Domino Makan Bergizi Gratis: Kepala BGN Klaim Program MBG Dongkrak Penjualan Motor dan Mobil di Indonesia

Program MBG Serap 780 Ribu Tenaga Kerja Baru
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana/Dok. BGN.

Faktariau.id, EKONOMI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata tidak hanya memberikan dampak positif pada sektor pertanian, tetapi juga mulai merambah ke industri otomotif nasional. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengklaim bahwa program ini turut mendongkrak angka penjualan kendaraan di Indonesia sepanjang tahun lalu.

Menurut Dadan, kontribusi tersebut terlihat dari meningkatnya daya beli pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap kendaraan roda dua. Tercatat, sebanyak 60 persen dari total pegawai SPPG mampu membeli sepeda motor baru pada tahun 2025.

“Berdasarkan data dari perusahaan kendaraan bermotor, angka penjualan motor di Indonesia mencapai 4,9 juta unit di tahun 2025 yang terdongkrak oleh MBG,” ujar Dadan, dikutip dari Antaranews, Senin (16/2/2026).

Dorong Penjualan Mobil Komersial

Selain sepeda motor, program MBG juga memicu permintaan pada segmen mobil komersial. Hal ini dikarenakan setiap unit dapur umum atau SPPG membutuhkan armada transportasi yang memadai untuk mendistribusikan makanan ke sekolah-sekolah tujuan secara tepat waktu.

Pihak produsen otomotif pun mengamini adanya dampak positif tersebut. Tri Mulyono, Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI DSO), membenarkan bahwa program MBG mendorong penjualan mobil di Indonesia.

Namun, Tri memberikan catatan bahwa identifikasi jumlah unit secara spesifik sulit dilakukan. Sebab, para pembeli kendaraan untuk keperluan proyek ini mayoritas menggunakan nama pribadi, bukan nama institusi.

“Kalau terdampak (program MBG), iya. Tetapi kalau berapa besar rasanya memang tidak bisa sampai ke sana (angka pasti),” tutur Tri.

Sinergi Ekonomi Lintas Sektor

Hal senada diungkapkan oleh Sri Agung Handayani, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Ia menegaskan bahwa dampak terhadap kenaikan penjualan memang nyata terjadi di lapangan, meskipun besaran presentasenya masih dalam tahap evaluasi internal.

Fenomena ini menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memiliki efek pengganda (multiplier effect) yang luas, mulai dari memperkuat ketahanan gizi hingga menggerakkan roda industri manufaktur dan otomotif nasional.

(*Drw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *