Faktariau.id, EKONOMI – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengawali tahun 2026 dengan torehan prestasi gemilang di sektor energi nasional. Sumur uji produksi Libo SE #86 yang berlokasi di Kabupaten Siak, Riau, berhasil mencatatkan angka produksi fantastis mencapai 1.274 barel minyak per hari (BOPD).
Pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi penguatan lifting migas nasional dari wilayah kerja legendaris, Blok Rokan, sekaligus membuktikan potensi cadangan energi Indonesia yang masih sangat menjanjikan.
Temuan Minyak Murni dengan Water Cut 0 Persen
Salah satu aspek yang membuat temuan ini istimewa adalah tingkat water cut yang menyentuh angka 0 persen. General Manager PHR Zona Rokan, Andre Wijanarko, menjelaskan bahwa hasil ini menandakan minyak yang diproduksi benar-benar murni tanpa campuran air.
Kondisi reservoir yang optimal ini membuktikan bahwa Blok Rokan masih memiliki cadangan “emas hitam” yang melimpah. Hal ini krusial untuk mendukung ketahanan energi nasional di bawah visi pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
Inovasi Teknologi Selective Perforation
Keberhasilan sumur Libo SE #86 tidak lepas dari penerapan teknologi selective perforation. Teknik pelubangan sumur secara selektif ini memungkinkan tim teknis untuk menyasar titik reservoir paling potensial dengan akurasi tinggi, sehingga meminimalisir risiko kegagalan.
Selain itu, PHR menggunakan pompa Electric Submersible Pump (ESP) yang telah dimodifikasi dengan advance gas handler. Inovasi ini berfungsi menjaga stabilitas aliran minyak meskipun terdapat kandungan gas di dalam sumur, sehingga operasional produksi tetap berjalan mulus dan efisien.
Keberhasilan di sumur Libo ini diharapkan menjadi pemicu bagi peningkatan aktivitas pengeboran sumur-sumur baru lainnya di wilayah kerja Rokan sepanjang tahun 2026.
(*Drw)











