Faktariau.id, EKONOMI – Program pembangunan satu juta hunian vertikal di kawasan perkotaan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat respons positif dari berbagai kalangan, termasuk para pengembang. Menindaklanjuti rencana besar tersebut, PT Sintesis Kreasi Bersama (SKB) resmi menggandeng PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi untuk melanjutkan pembangunan apartemen Asthana Kemang.
Langkah ini diambil guna mendukung target pemerintah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat sekaligus menuntaskan proyek di kawasan Jakarta Selatan tersebut yang sempat tertunda. Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen manajemen baru SKB untuk menyelesaikan pembangunan sesuai rencana awal.
Direktur Asthana Kemang, Fiar Nafiaristo Hamdani, menyampaikan bahwa kemitraan ini bertujuan agar progres pembangunan berjalan lebih terukur dan berkelanjutan.
“Kita harapkan dengan kerja sama ini serta pengalaman dari integritas pihak kontraktor, proyek ini dapat segera selesai sebagai wujud dukungan ke pemerintah serta komitmen kami kepada konsumen,” ujar Fiar dalam keterangan resminya, Senin (26/1/2026).
Komitmen Penyelesaian Tepat Waktu
Pihak kontraktor, PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan mandat tersebut secara profesional. Direktur perusahaan yang diwakili oleh Agustinus Setijanto menekankan pentingnya kualitas bangunan dan ketepatan waktu serah terima unit kepada pembeli.
Apartemen Asthana Kemang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi hunian di tengah padatnya kawasan Jakarta Selatan, selaras dengan visi pemerintah yang ingin membangun atau merenovasi jutaan rumah selama masa jabatan berjalan.
Sebelumnya, pemerintah menjanjikan target ambisius berupa pembangunan 40 rumah per desa/kelurahan setiap tahunnya, dengan tujuan mencapai target akumulatif tiga juta rumah mulai tahun kedua masa kerja kabinet.
(*Drw)













