Faktariau.id, NASIONAL – Pemerintah Indonesia secara resmi bersiap memulai negosiasi strategis dengan Korea Selatan terkait pengadaan 16 unit jet tempur canggih KF-21 Block-2. Langkah ini diambil untuk mengamankan posisi Indonesia dalam antrean produksi global sekaligus memperkuat kedaulatan wilayah udara nasional di masa depan.
Dilansir pada Selasa (13/1/2026), akuisisi ini menjadi bagian dari peta jalan modernisasi alutsista TNI Angkatan Udara (AU) guna menghadapi tantangan keamanan kawasan yang semakin kompleks.
Keunggulan KF-21 Block-2: Multiperan dan Mematikan
Berbeda dengan varian sebelumnya, KF-21 Block-2 dirancang sebagai pesawat tempur multiperan yang memiliki kemampuan serangan darat (ground attack) yang mumpuni. Spesifikasi canggih yang diusung varian ini meliputi:
Radar Canggih: Dilengkapi dengan sistem radar terbaru untuk deteksi jarak jauh yang lebih akurat.
Electronic Warfare (EW): Sistem peperangan elektronik mutakhir untuk perlindungan diri dan gangguan terhadap radar lawan.
Persenjataan Multiperan: Mampu membawa berbagai jenis rudal udara-ke-udara dan bom udara-ke-darat generasi terbaru.
Aset ini diproyeksikan akan menjadi tulang punggung kekuatan tempur udara Indonesia dalam beberapa dekade mendatang.
Menjaga Kemitraan Strategis Jakarta-Seoul
Selain aspek pertahanan, keputusan untuk melanjutkan ke varian Block-2 ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam menjaga kesinambungan kemitraan industri pertahanan antara Jakarta dan Seoul. Proyek KF-21 sendiri merupakan proyek kolaboratif jangka panjang yang melibatkan transfer teknologi bagi industri pertahanan dalam negeri.
Melalui akuisisi 16 unit tambahan ini, Indonesia menunjukkan komitmen serius dalam melakukan modernisasi alutsista. Pengadaan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya getar (deterrence effect) militer Indonesia, tetapi juga memberikan kepastian bagi keterlibatan industri lokal dalam rantai pasok global pesawat tempur generasi 4.5 tersebut.
(*Drw)









